Rahasia Dapat Lahan Properti dengan Modal Kecil
Rahasia Dapatkan Lahan Properti dengan Modal KecilRahasia Dapatkan Lahan Properti dengan Modal Kecil
RumahCom – Salah satu langkah awal dalam berbisnis properti adalah mendapatkan lahan sesuai kemampuan Anda. Langkah ini tentu tidak mudah karena untuk membangun properti, butuh lahan yang luas.
Niatan seseorang untuk membangun bisnis properti, seperti cluster berskala kecil, kerap terkendala lahan. Untuk membebaskan lahan tersebut, Anda tentu butuh modal yang besar.
Nah, pebisnis properti muda bernama Fuza Aulia Barisila dalam bukunya berjudul ‘Main Properti Gaya Anak Muda’, menerangkan setidaknya terdapat 10 rahasia agar mendapatkan lahan dengan modal ringan.
1. Bersedia naikkan tawaran, minta turunkan syarat
Jika Anda mengalami kondisi tidak memiliki banyak uang untuk membayar lahan, Anda bisa memberikan penawaran kepada sang pemilik lahan dengan harga yang lebih bagus. Namun, dengan catatan, pemilih lahan menurunkan syarat-syarat pembayaran.
Misalnya dengan memberi waktu yang lebih panjang sambil kita melakukan pemasaran, sehingga kita dapat membayar saat ada unit yang terjual.
2. Bagi bangun
Rahasia kedua adalah Anda bisa menawarkan kepada pemilik lahan agar bisa mendapatkan unit-unit yang Anda bangun sesuai perjanjian senilai lahan yang Anda gunakan. Tentu saja, besaran pembagian tergantung kesepatakan antara pemilik lahan dengan Anda, selaku pengembang.
Anda harus melihat skala besaran keuntungan yang dibandingkan dengan seberapa besar energi yang dikeluarkan untuk proyek tersebut. Sebagai catatan untuk Anda, uang yang selayaknya Anda keluarkan hanya meliputi biaya perizinan, perencanaan, dan pembangunan.
3. Bagi hasil
Pemilik lahan akan merasa tertarik jika Anda menawarkan bagi hasil atau profit. Buatlah perjanjian yang mengatur pembagian keuntungan. Biasanya, sistem pembagiannya dilakukan setelah proyek selesai 100% atau bertahap tiap satu rumah selesai 100%.
Keuntungan dari penawaran ini adalah uang modal tanah akan dikembalikan ke pemilik tanah dengan waktu pengembalian sesuai kesepatakan, baik dilakukan saat pelepasan sertifikat pada pihak ketiga atau dalam waktu yang disepakati bersama.
4. Pembayaran bertahap per unit terjual
Jika Anda merasa yakin dengan lokasi yang akan dibangun akan ‘membuahkan’ hasil, maka jangan ragu-ragu untuk meyakinkan pemilik lahan soal prospek keuntungan menurut Anda. Sama halnya dengan Anda, pemilik lahan juga akan tertarik untuk menjadikan lahannya agar ‘membuahkan hasil’.
Nah, apabila pemilik lahan tertarik dengan paparan Anda, ini akan memudahkan bisnis properti Anda. Terutama, dalam hal pembayaran.
Pemilik lahan akan bersedia untuk menunggu pembayaran secara bertahap, mulai dari satu unit yang terjual hingga semua unit habis terjual.
5. Barter denga keahlian atau barang bukan uang
Anda juga bisa mencoba menawarkan jasa atau barang sebagai pembayaran lahan. Sebagai contoh, pemilih lahan membutuhkan bahan material yang hendak digunakan, sedangkan Anda memiliki material yang dibutuhkan.
Tawarkanlah hal itu kepada pemilik lahan. Sekilas ini tidak masuk akal. Tetapi ini bisa menjadi trik cerdas bagi Anda dalam hal negosiasi mendapatkan lahan. Namun sekali lagi, barang atau jasa yang Anda keluarkan terukur dengan nominal.
6. Tanggung kewajiban atau keperluan penjual
Pada saat Anda membeli lahan dari pemilik lahan, coba Anda telusuri apakah pemilik lahan sedang membutuhkan biaya yang mendesak seperti biaya pendidikan anak atau kesehatan. Jika pada saat itu, pemilik lahan sedang membutuhkan biaya mendesak, Anda tidak boleh acuh.
Sebaiknya Anda tawarkan untuk menanggung kewajiban atau keperluan si pemilik lahan untuk sementara. Dengan begitu, pemilik lahan akan merasa bahwa Anda memiliki kepeduliaan dan tanggung jawab.
7. Laporan keuangan mitra atau saudara
Satu cari lain untuk meyakinkan pemilik lahan adalah dengan menunjukkan laporan keuangan atau bukti keuangan yang menjadi mitra bisnis Anda.
Biasanya, mitra bisnis adalah pihak bank atau investor. Nah, lampirkan bukti duplikat dari laporan keuangan tersebut dan tunjukkan kepada pemilik lahan.
Upaya ini cukup penting untuk meyakinkan pemilik lahan bahwa bisnis properti Anda legal dan disaksikan oleh pihak ketiga yang berbadan hukum.
8. Menggunakan pendapatan sewa
Trik selanjutnya untuk mendapatkan lahan sesuai kemampuan adalah dengan sistem sewa yang dapat diatur tempo sewanya sesuai dengan kesepakatan.
Misalnya, Anda sedang membangun apartemen atau kondominium yang diperuntukan untuk disewa. Nah, pendapatan sewa yang Anda peroleh dapat dijadikan pembayaran.
Pembayaran tadi tentu saja dilakukan dengan sistem angsuran yang mana dapat tercapai nominal senilai lahan yang Anda gunakan.
9. Menjual aset yang ada di properti tersebut
Apakah lahan yang hendak Anda beli merupakan lahan yang produktif (terdapat pohon, buah-buahan, dan lain-lain)? Jika iya, ini pertanda baik untuk Anda.
Dengan hasil produktif yang dimiliki pemilik lahan itu, Anda bisa tawarkan untuk menjual hasil produksi lahan. Hasil dari penjualan aset pemilik lahan tadi bisa Anda berikan kepada pemilik lahan seluruhnya.
10. Kerjasama dengan agen properti
Terakhir, Anda bisa mengunakan jasa agen properti untuk mengetahui pemetaan lokasi yang bisa dilakukan pembayaran lunak.
Untuk menggunakan jasa agen berpengalaman, biasanya Anda harus membagi keuntungan penjualan sebesar 3%.
Demikian kesepuluh rahasia trik negosiasi lahan tanpa uang yang sudah dipaparkan, Semoga bermanfaat!

0 comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.